Pengalaman Marvell Mengikuti Seleksi Masuk OSIS
Seleksi Sebelum Menjadi Pengurus OSIS di SMP PL Domenico Savio
Sebenarnya sejak kelas 7 saya sudah punya minat untuk masuk organisasi OSIS. Karena saya tertarik dengan bagaimana rasanya mengurus berbagai acara sekolah. Di kelas 8 tepatnya pada pertengahan bulan Agustus, wali kelas saya Ibu Tinik Suwartini membagikan surat edaran mengenai informasi pendaftaran OSIS. Ada tiga file yang diberi oleh Ibu Tinik, yang pertama yaitu kriteria dan persyaratan. Yang kedua yaitu alur seleksinya, dan yang terakhir yakni surat persetujuan orangtua. Pertama-tama, saya mengisi google form pendaftaran, di sana saya juga melampirkan surat persetujuan orangtua. Dan inilah seleksi tahap awal, yaitu seleksi akademik. Semua pendaftar diminta untuk melampirkan nilai rapot mereka, untuk bisa lolos seleksi ini perlu rata-rata nilai semester 1 dan 2 kelas 7 yakni 88. Saya sempat melakukan perhitungan dan hasil perhitungannya, nilai rata-rata saya adalah tepat 88. Bisa dibilang saya beruntung di sini, karena kalau nilai saya kurang satu saja maka saya tak akan lolos tahap pertama. Dan hasilnya, saya lolos seleksi tahap pertama bersama dengan puluhan pendaftar lainnya.
Setelah lolos seleksi tahap pertama, sudah saatnya saya mempersiapkan seleksi tahap kedua. Seleksi tahap kedua adalah tes tertulis, yang dilaksanakan pada 29 Agustus 2024. Persiapan yang saya lakukan adalah, saya menanyakan kakak kelas saya yang merupakan anggota OSIS yang sedang menjabat saat itu. Dari kisi-kisi yang saya dapat, saya belajar dan mencari latihan soal dari internet. Kisi-kisinya diantara lain yakni: pengetahuan umum, numerasi, dan seputar SMP Pangudi Luhur Domenico Savio. Saya masuk ke ruangan saya yakni kelas 9I, tentu saya tidak lupa berdoa sebelum mulai mengerjakan tes. Saya mengerjakan tes dengan lancar, walau ada beberapa soal yang saya lemah, khususnya beberapa soal numerasi. Saya berhasil lolos tahap kedua ini, tapi ini belum waktunya berselebrasi. Karena saya harus menghadapi seleksi tahap ketiga yakni wawancara. Tahapan wawancara inilah yang paling ditakuti, yang saya dengar dari kakak kelas saya, tahap wawancara adalah tahap di mana banyak pendaftar akan gugur. Persiapan yang saya lakukan adalah mencari contoh-contoh pertanyaan wawancara OSIS di internet lalu mencoba menjawabnya. Wawancara dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 2 hingga 3 September 2024. Saya memilih hari kedua, agar saya bisa bertanya dengan teman yang wawancara di hari pertama dan mendapat bayangan bagaimana berjalannya wawancara. Harinya pun tiba, saya masuk ke ruangan wawancara yakni kelas 8D. Saya mencoba tenang dan menjawab semua pertanyaan dengan baik, ada momen saya terdiam di tengah wawancara sehingga saya sendiri ragu kalau akan lolos. Tapi saya mencoba berpikir positif, menerima apapun hasilnya baik itu sesuai atau tidak sesuai dengan harapan saya. Setelah itu tinggal menunggu waktu hingga pengumuman. 9 September 2024, tepat satu bulan setelah hari pendaftaran. Kertas daftar nama pengurus OSIS tetap sudah terpasang di mading. Saya melihat nama saya di kertas tersebut. Tentu saya sangat senang dan bersyukur karena telah berhasil terpilih sebagai pengurus tetap.
Itu tadi adalah cerita saya mengikuti berbagai tahapan seleksi sebelum menjadi pengurus OSIS. Kisah itu hanya awal dari berbagai pengalaman berharga yang saya dapatkan selama menjabat menjadi pengurus OSIS di SMP Pangudi Luhur Domenico Savio. Terimakasih telah membaca cerita pengalaman saya ini, sampai bertemu di cerita pengalaman berikutnya!
Komentar
Posting Komentar